Selasa, 29 Desember 2020

Bagaimana siswa top belajar?


Dari pengamatan saya selama 12 tahun mengajar ini yang membedakan siswa top dan biasa saja.

Cerita fiktif: 

Dua murid ke perpustakaan pada Sabtu pagi pas waktu perpustakaan buka. Bukannya nikmati cuaca yang indah, ke-2 murid itu berusaha keras belajar sampai perpustakaan tutup. 

Ini Faktanya : 

Mereka punya jumlah waktu yang serupa tapi saya percaya mereka masing-masing  mempelajari jumlah materi yang sangat berbeda. Input yang serupa tapi output yang sangat berbeda.


Kita hidup di periode yang tidak pernah berlangsung sebelumnya. Generasi ini lebih dari sebelumnya mempunyai peluang untuk menangguhkan masuk dunia kerja untuk meningkatkan ketrampilan. 

ini sebabnya : Apa saja pekerjaan bagi lulusan Akuntansi yang bergaji tinggi?

Alat dan tehnologi di ujung jemari kita memudahkan apa saja yang ada 20 tahun silam: netbook, hp, panduan online, google. Kekuatan orang tak terbatas, dan sangat sayang bila ada yang melewatkan peluang untuk belajar.

Ini ialah topik yang besar, dan ini cuman beberapa penilaian sepintas. Ada beberapa langkah yang "benar" untuk belajar, tapi ada lebih banyak langkah yang "salah", maka bila nilai Anda buruk, Anda kemungkinan melakukannya secara "salah ".


1. Alasan


Bagi siswa top selalu bersikap optimis dan ingin sukses dengan apa yang diimpikan dan di cita cita kannya,  karena itu selalu akan ada jalan untuk dia meraihnya walau jalan itu pada awalnya nampak seperti tertutup rapat. 

Tetapi bagi seorang yang cenderung memiliki mental pesimis maka ia seolah telah menutup sendiri jalan-jalan menuju arah kesuksesan itu dengan alasan alasan yang dibuatnya sendiri. artinya sebelum ia melangkah ia telah merintangi jalan menuju arah kesuksesan itu dengan alasan-alasan yang dibuatnya sendiri.

Baca Juga : Bagaimana Cara Memotivasi Anak Untuk Belajar Secara Mandiri

2. Fokus 


Murid Top tidak terus-terusan membaca feed Facebook mereka berulangkali pada sebuah jam. Pekerjaan Anda ialah belajar. Pekerjaan Anda bukan memeriksa email. Anda tidak mendapatkan nilai A sebab Anda sering mengecek e-mail atau bermain twitter

Pekerjaan Anda bukan melakukan pembicaraan pesan text sepanjang hari. Seluruh hal tersebut ialah hal sekunder untuk pembelajaran. Seluruh hal tersebut sesungguhnya merebut waktu belajar anda. Mereka menyebabkan Anda merusak konsentrasi, dan butuh waktu untuk kembali pada zona itu. 

Kegiatan yang diharapkan dari siswa top ialah fungsi dari intensitas dan waktu. Bukannya mengecek hp Anda di antara kelas, tempatkan hp Anda di loker Anda dan check hanya saat makan istirahat. bagi orang tua, beri anak-anak anda hp jadul seperti Nokia yang hanya punya fungsi menerima sms dan telepon saja.


3. Aplikasi


Hal penting lainnya adalah coba download aplikasi yang bisa memblok akses internet ke situs spesifik seperti Facebook, Twitter, Gmail, kompas.com, detik.com, dan apa saja yang akan mengalihkan perhatian Anda, aplikasinya banyak tinggal searching saja di google atau playstore.

Secara personal, saya mendapati setelah saya memblok semua sosial media, saya menyadari betapa banyak waktu yang habis percuma. Beberapa menit habis di sana-sini, untuk update status facebook, twitter, bertengkar, membalas komentar, jika anda satukan semua aktivitas tersebut semuanya, Anda akan menyaksikan beberapa jam mungkin sudah terpakai.


4. Waktu


Murid top menyisihkan BANYAK waktu. Tidak ada jalan singkat di sini. Mereka secara stabil merencanakan dan mengutamakan blok waktu belajar. Bukan hanya 30 menit di sini dan 1 jam di sana, tapi beberapa waktu. 

Mereka memperlakukannya seperti pekerjaan yang secara stabil diawali pada pagi hari dan bersambung sepanjang hari. tidak ada ke mall, ke bioskop, atau pekerjaan yang tidak mendukung proses belajar.


5. Kombinasi


Murid top mempunyai talenta untuk pahami apa yang perlu, dan tidak perlu. karena itu penting untuk mencari tahu gaya belajar anda, jika anda bosan cari tempat lain, suasana yang menghilangkan kebosanan dalam belajar. jika anda biasa membaca buku teks, coba baca buku dengan tab, melakukan kobinasi dalam belajar membantu anda agar selalu fokus untuk belajar.

Selain mengenali apa yang perlu, murid top juga berusaha untuk memahami. Menghafal cuman memberi hasil jangka pendek. Jika Anda menghafal bahwa motor bisa jalan karena bensin, maka Anda tidak akan bingung jika ditanya kenapa pesawat bisa terbang, tau kan maksudnya. Menyempatkan diri untuk mendalami kenapa suatu hal semacam itu akan bertahan lebih lama dibanding sebatas menghafal.

Baca Juga : 6 Trik Untuk Membuat Anak Anda Senang dengan Matematika

6. Tryout


Membaca materi yang serupa berkali-kali membuat suntuk. Pemikiran anak kerap melayang-layang dan energinya berkurang. Saya mendapati jika siswa paling paham jika saya melakukan tes kecil-kecilan dengan membuat semacam pertanyaan kepada diri mereka, atau memberikan soal latihan kepada mereka.

ok semoga bermanfaat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar